Jumat, 21 Desember 2012

Cepat Pulang

Diposting oleh Ardi di 07.11 0 komentar
    Apa yang menyenangkan dalam hubungan yang di batasi oleh jarak? Aku tidak bisa menatapmu dan jemariku tidak bisa menyentuh lekukan wajahmu. Apa yang bisa kita harapkan dari jarak ratusan bahkan ribuan kilometer yang memisahkan kita? Ketika rasa rindu menggebu, dan kutau kau tidak ada di sisiku. Sejauh ini kita masih bertahan, entah mempertahankan apa. Karena yang kurasa sekarang, cintamu tidak lagi nyata, selebihnya hanya bayang-bayang.

    Dalam jarak sejauh ini, mungkinkan kita masih saling medoakan? Seperti saat kita dulu masih berdekatan. Aku tidak lagi paham saat-saat dingin mencekam, kamu tidak duduk disampingku, juga tidak mendekapmu dengan hangat. Aku tidak lagi megnerti, saat air mataku jauh, hanya ada tangan orang lain yang menghapus basah di pipiku. Jelaskan padaku, apa yang selama ini membuatku masih ingin bertahan?


    Aku hanya bisa menatap fotomu. Diam-diam merapal namamu dalam doa. Mendengar suaramu dari ujung telepon. Kulakukan semua seakan baik-baik saja, seakan aku tidak tergores luka, seakan tidak meneteskan air mata, aku begitu menyakinkanmu, bahwa tidak ada yang salah di antara kita. Dan apakah disana kau memang baik-baik saja? Apakah rindu yang kita simpan dalam-dalam akan menumukan titik temu?


Sayang, aku lelah.
Kembalilah..



-Selesai- 

Selasa, 18 Desember 2012

Galau?

Diposting oleh Ardi di 08.21 0 komentar
Jaman sekarang masih ada yang bangga dengan kegalauannya, gue juga ngga ngerti kenapa mereka bangga sama kegalauannya. Kadang ada yang berpikir kalau ngga galau, ngga gaul.


Gue ngga ngerti sama manusia di atas yang berpikiran kayak gitu. Apa kalau ngga gaul, berarti kita masuk ke dalam status anak cupu? Culun? Ngga gaul gitu? Berarti anak gaul itu harus jalan-jalan sambil bawa minuman baygon cair gitu? Apa cuma buat dapetin status "Gaul Gheelaa" itu kita harus nongkrong terus bawa silet sambil nyilet-nyilet tanga? Jadi kalo ketemu temen, mereka bakal nyangka lo gaul, terus bilang

"Tangan lo kok banyak banget darah? Bekas silet ya men? Ghaauull banget lo menn!" 


Ya.. Ini contoh yang labil
Sebelum kita lanjutin ngebahas lebih jauh soal galau, mari kita lihat definisi dari kata "Galau" itu.


Kalau dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Galau adalah :
ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau 

Sekarang kita bahas penyebab galau. Penyebab galau, bisa ada berbagai macem nih. Rata-rata sih karena masalah cinta. Tapi bisa juga dari hal lain. Contohnya nih :

Elo suka ama cewek ~>Tuh cewek suka ama sohib lo ~>Sohib lo suka ama elo ~>Galau bertiga deh..

Atau ada juga yang namanya "Galau Akademis" 


Contoh :

Elo kuliah lebih dulu dari adek lo ~>Tapi adek lo lulus lebih dulu dari elo ~>Elo masih kuliah ~>Adek lo udah kerja jadi PNS di Libya ~>Lo Galau deh

  



  • Sedangkan ciri-ciri orang galau menurut observasi gue : Update status BBM 5x/menit 


  • Ngetweet kalimat-kalimat cengeng 3x/menit Abis ngetweet kalimat cengeng, lalu ngetweet kalimat-kalimat penuh bahasa binatang  


  • Kirim tweet marah-marah dengan #NoMention 
 Mengubah ID Facebook dengan nama belakang melankolis. seperti:

"Supri ingin Bahagia",
"Nisa Sudah dewasa", atau

"Faiz Korban Cinta"..

Itulah kenapa Galau itu ngga guna! Apalagi kalau pas puasa. Galau bisa bikin kita batal puasa. Karena galau adalah bukti bahwa hati kita telah dikuasai oleh syaiton. 

Contoh simpelnya elo [Cewek] ngetweet:

"Dasar cowok brengsek lo! Gue doain elo bisulan di dengkul, biar elo ngga bisa sholat tarawih! #NoMention"

Nah, kalo udah ngetweet gitu, bisa dijamin puasa lo batal.. soalnya elo udah bikin cowok-cowok di TimeLine ngerasa tersindir karena itu tweetnya #NoMention alias nggak jelas buat siapa..

Atau misal kalian ngetweet dengan bahasa putus asa, pasti bakal bikin orang panik.. Bayangkan, siapa yang gak panik kalo ada temennya ngetweet :

"Tanpa dirimu, Tinggal Baygon yang jadi temanku.."

Dijamin temen" kamu bakal pada ngebut ke rumah kamu sambil bawa ambulan.. Bikin orang lain repot aja!

Udah lah. Hari gini, udah ngga jaman galau-galauan lagi. Orang yang bisa menyikapi masalah dengan tenang dan dingin itu justru lebih keliatan gaul men. Jadi kalo ada apa-apa, stay cool aja.. Nggak usah heboh.. Bayangin deh momen-momen jaman elo sering galau dulu.. bayangin betapa galaunya elo dulu. Pasti di otak lo bakal muncul 1 kata.. "Konyol"

"Ngapain dulu gue mewek-mewek di Facebook?"
"Ngapain dulu gue ngomel-ngomel pake kata kotor di Twitter?"
"Ngapain dulu gue jual dispenser buat nyantet dia?"
"Ngapain kemaren gue ikut nangis waktu Nazaruddin ketangkep?"

Nah.. Lebih baik tuh kalo kalian emang lagi galau, banyakin berdoa sama Allah.. Sebenernya orang puasa itu nggak bakal bisa galau loh.. Soalnya, Allah sengaja memerintahkan kita untuk menahan diri dari segala nafsu yang merugikan.. termasuk nafsu galau..

Yaudah sekian dari gue, semoga bermanfaat!







-Selesai-  


Copyright : Alit

Senin, 17 Desember 2012

Penolong Misterius

Diposting oleh Ardi di 06.25 0 komentar
    Malam itu, Bandung seperti biasa dipadati oleh kendaraan luar kota. Dan itu membuat kemacetan yang cukup parah di sepanjang jalan Dago. Aku yang malam itu mengendarai sepeda motor, mencoba untuk mencari jalan agar tidak terjebak arus macet di sepanjang jalan Dago. Aku mulai memutar balik motorku di depan sebuah Factory Outlet, memasuki jalan kecil, jalan Hasanudin, yang padat oleh mobil yang parkir. Dan melewati sebuah jalan yang cukup gelap.

    Itu jalan Raden.

    Ah.. Plang jalan itu sudah mulai tidak terbaca. Motorku berjalan pelan. Menyusuri jalan yang tidak terlalu panjang. Tapi, ketika aku melewati sebuah taman kanak-kanak disana. Tiba-tiba saja motorku berhenti mendadak.

    "Yah.. Mogok lagi nih motorku!"

Lalu aku mencoba menyalakan motorku. Tapi tidak ada hasilnya. Aku mengecek tangki ensin, tapi bensinnya masih banyak. Aku kembali menstater motorku.

    "Aduh.. Kenapa tidak mau nyala ya?"

Dalam keadaan panik, tiba-tiba saja bulu kudukku berdiri, mendadak aku merasakan suasana yang amat sangat sepi. Ditambah dengan rumah-rumah berasitektur Belanda Disekelilingku. Membuatku ingin cepat=cepat menghidupkan motorku. Sedikit takut sih, tapi aku mencoba tenang, sambil terus kembali menstater motorku.

    Dan astaga! Bau ini..
Aku mencium bau busuk yang amat sangat menyengat. Awalnya aku berpikir "Ini sih kayaknya bau bangkai!" Atau mungkin bau bangkai yang berasal dari got yang berada di sebelahku. Tapi ketika tanpa sengaja ujung mataku melihat ke arah spion, hah! Seperti ada, bayangan putih yang bergerak cepat. Kontan aku melihat ke arah belakangku. Tapi yang ku lihat hanyalahan jalanan yang gelap dan sepi.


    Dan ketika aku melihat ke arah halaman TK yang ada di sampingku, aku melihat ayunan yang ada dihalamannya bergerak-gerak sendiri. Bergerak ke depan, ke belakang. Seolah-olah ada yang menaikinya. Namun, anehnya tidak ada angin yang kurasakan pada saat itu. Aku coba untuk tidak memperdulikannya. Kuputuskan untuk mendorong motorku dan mencari tempat yang agak tenang. Tapi sepertinya ada yang menahan motorku. Kenapa motorku ini mendadak menjadi berat sekali? Sangat berat!

    Aku melafalkan doa-doa yang ku hafal dan berhenti sejenak. Saat aku mulau merasa tenang, aku mencoba membuka mata. Dan.. Dan.. Ya tuhan! Sekarang tepat di depanku duduk seorang perempuan. Perempuan itu duduk tepat diatas motorku. Wajahnya pucat dan dia terus menatap ke arahku dengan wajah sedih. Reflex aku langsung membanting motorku dan berlari. Aku berlari berteriak minta tolong. Saat aku lihat ke belakang, perempuan itu kini berdiri tepat di sebelah motorku yang jatuh.

    Sesaat setelah aku berlari dan berteriak minta tolong, seorang pria setengah baya dan seorang pria seumuranku menyetopku dan mereka bertanya kepadaku apa yang terjadi. Sambil tersengal-sengal, aku menjelaskannya. Setekah aku selesai bercerita, si Bapak itu berbisik-bisik pada anaknya dan tidak lama kemudian anaknya berjalan kearah motorku yang jatuh.

    Bapak itu berkata, kalau dia meminta kepada anaknya untuk mengambilkan motorku. Aku yang mulai tenang, sekarang duduk di bangku dekat warung sambil mengingat kejadian yang baru saja aku alami tadi. Tak berapa lama, aku mendengar suara motorku mendekat. Kulihat anak bapak penjaga warung tadi mengendarai motorku. Tapi.. Tapi saat si anak penjaga warung itu berhenti, di bangku belakang motorku, si perempuan itu duduk membonceng dan kembali memandangiku. Aku yang ingin teriak mendadak tidak bisa mengeluarkan suara. Tidak bisa sama sekali. Dan saat bapak warung itu keluar, aku hanya menggenggam erat tangannya. Tidak lama ia melafalkan doa-doa dengan suara pelan diusul dengan beberapa ucapan bahasa sunda yang intinya menyuruh perempuan itu untuk pergi dan jangan mengganggu. 

    Tidak berapa lama kemudian, perempuan itu perlahan melayang pergi jauh. Si bapak yang berada di sebelahku langsung menceritakan, kalau aku memang diikuti sosok perempuan tadi. Menurut cerita bapak warung itupun, perempuan itu selalu menampakkan diri kepada orang yang melintas di jalan ini sendirian. Baik menggunakan mobil atau motor. Dan konon perempuan itu adalah korban kecelakaan tabrak lari yang terjadi belasan tahun lalu.

    Setengah jam kemudian setelah aku mengobrol dan mengetahui lebih jauh sejarah tentang penampakkan arwah perempuan tadi, aku berpamitan langsung pulang. Dalam hatiku saat berpamitan, aku bersumpah tidak akan melewati jalan ini lagi. Apalagi di malam hari dan sendirian.

    Namun beberapa hari setelah kejadian itu, iseng aku berpikir untuk mampir ke warung bapak itu untuk sekedar berterima kasih telah menolongku. Makan, saat itu setelah sepulang dari kampus ku. Aku langsung menuju jalan itu, dan sesampainya disana

    "Loh? Warungnya mana? Warung tempat aku menunggu waktu beberapa hari lalu kok ngga ada ya?"
Aku terdiam agak lama sambil memperhatikan kesekelilingku. Aku ingat sekali, warung itu ada diposisi ini! Tapi yang aku dapati sekarang hanyalah trotoar dengan pohon besar yang berjajar.

    Tidak jauh aku melihat ada seorang tukang tambal ban, aku mencoba mendekati tukang tambal ban itu, dan bertanya tentang keberadaan warung yang ku cari. Tukang tambal itu terlihat sedikit agak binggung saat aku tanyakan warung yang aku maksud. Dia menjawab bahwa disini memang tidak ada warung. Aku kembali bertanya meyakinkan apakah tepat disebelah situ tidak ada warung? Diam sejenak, lalu si tukang tambal ban itu menjawab. Katanya dulu memang ada warung, tapi itu sepuluh tahun yang lalu. Namun warung itu terbakar. Bapak pemiliknya serta dua anaknya, satu laki-laki dan satu wanita meninggal saat kejadian. 

    Aku diam mematung mendengarnya. Jadi, yang kemarin menolongku itu mereka adalah....


-Selesai- 

Minggu, 02 Desember 2012

Hubungan Jarak Jauh

Diposting oleh Ardi di 00.14 0 komentar
     Kalian tahu? Ini sebuah tulisan yang tidak mudah untuk ditulis. Kenapa bisa? Tulisan ini harus membuat semua kalangan mengerti apa yang di tulis. Berdasarkan fakta bahwa tidak semua orang, bakhan sedikit orang yang menjalani apa yang gue jalanin, membuat tulisan ini semakin sulit untuk dibuat.

     Semua orang menginginkan cerita cinta seperti yang ada pada FTV zaman sekarang. Dengan siklus yang mudah ditebak dan rintangan yang bisa dengan mudah ditebak alurnya. Yah.. Sutradara dan penulis naskah FTV itu manusia. Manusia yang menuangkan segala mimpi tentang kehidupan dalam sebuah sinema. And, they did it well. Saat menontonnya semua orang terpaku dan mulai ingin merangkai kisah dengan alur yang sama persis. Ikut tersenyum, menangis, dan juga berharap bahwa apa yang ada dalam kehidupan nyatanya adalah sama. Tapi, saat berakhir tentu saja Happy Ending. Mereka, termasuk gue, harus dihadapkan kembali dengan kehidupan nyatanya yang ternyata memang sama dengan apa yang barusan ditayangkan. Sama dibagian klimaksnya, tapi tidak mengerti penyelesaiannya. Beda tipis.

Saat kembali tersadar "Ah, kenapa hidup gue engga kayak yang barusan gue tonton."
     Selalu dan selalu seperti itu.
     "Jangan iri" Menurut gue.
Bukan tindakan yang salah dan bukan tindakan yang dibenarkan. Beberapa orang memang bernasib sama dengan apa yang sering diangkat dalam sinema-sinema di televisi. Ya, karena memang lagi-lagi naskah yang dibuat diangkat dari kehidupan sehari-hari dan diperbaiki di akhir cerita lalu diformulasikan sedemikian hingga menarik untuk disaksikan, berjalan mulus, dan berakhir happy ending.
     "Jangan iri" Menurut gue.
     Sekali lagi, menurut gue, jangan iri. Sebenarnya kita sedang menjalankan skenario tuhan. Apapun itu. Baik, buruh, bahagia, sedih, dan apapun itu. Tapi, semua ngga lantas membuat kita menyerah pada takdir dan diam begitu saja begitu mendengar semua sudah direncanakan dan ditulis oleh Yang Maha Kuasa.

     Saat dihadapkan dengan sebuah prosa dalam buku kehidupan kita yang terlalu susah untuk ditemui kelanjutannya, termasuk kesusahan berupa jarak yang memisahkan kedua insan yang sedang bertahan dan menguji seberapa besar perasaan itu layak di mata tuhan untuk dipersatukan, apakah akan berhenti menulis lalu menunggu saat yang tepat untuk melanjutkan ceritanya? Ataukah, mungkin hanya akan terlontar ucapan seperti "Ini kan takdir, pasti nanti bakal diselesaikan sama tuhan"

     Bukankah kita adalah manusia yang memang seharusnya berusaha? Ataukah, hanya akan menyerah pada takdir tanpa berusaha memperbaikinya?
     "Ini kan rencana tuhan dan sudah digariskannya, apa bisa kita menentang? Sudahlah, kita tunggu saja apa yang bisa akan tuhan berikan pada kita selanjutnya"

     Apa guna doa? Apa gunanya harapan? Apa gunanya usaha? Kalau masih meremahkan seperti itu kenapa tidak dari dulu berdiam diri saja dan menunggu jodoh datang mengetuk pintu rumah kita lalu mengajak kita untuk menjalani kasih bersamanya?
     "Ya sudahlah, nanti juga bakal baik-baik saja" Tunggu saja, dan silahkan berspekulasi.
Tak sesederhana yang lain, hubungan jarak jauh membutuhkan kesabaran, usaha, dan kepercayaan. Sebenarnya tidak hanya itu unsur yang harus diperhatikan, figure out what we need. Semua itu tidak bisa berdiri sendiri-sendiri dan bertahan pada satu aspek saja. Tidak ada unsur yang saling mengesampingkan satu sama lain, semuanya berkaitan, saling mempengaruhi dan memiliki peranannya masing-masing.

     Hubungan jarak jauh memang membutuhkan kesabaran untuk menunggu. Namun, masalah yang datang tidak akan bisa menunggu dan selesai begitu saja. Hubungan jarak jauh membutuhkan usaha untuk setiap permasalahan yang akan datang. Usaha untuk menyelesaikan dan memperbaiki, bukan usaha untuk menghindari ataupun mengakhiri apa yang sudah selama ini diyakini. Hubungan jarak jauh membutuhkan kepercayaan yang besar, kepercayaan akan dirinya disana yang memiliki perasaan yang sama, rindu yang sama, dan hak yang sama. Bukan kepercayaan bahwa jarak ini hanya akan mempersulit perjalanan dan menambah beban serta hanya akan menjadi penyakit saja. Secara garis besar memang seperti itu. Figure it out.

     Setiap orang dihadapkan pada sebuah jalan lurus yang nantinya pasti akan bercabang, berlubang, buntu, dan kadang hilang arah. Setiap cabang tentu akan memiliki alur baru tersendirinya, akan memiliki rintangan tersendiri. Berat atau tidaknya, semua itu bergantung pada apa yang kita dapatkan sebelumnya. Cukuplah bekal kita? Cukupkah pengalaman kita?

     Semua ini terkait dengan satu pertikaian dalam hubungan. Pertiakaian itu datang bukan untuk dihindari, bukan datang untuk memisahkan. Jangan selalu membenarkan diri, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa disalahkan dan dibenarkan. Hal penting lainnya adalah, bagaimana cara menemukan titik temu terbaik seperti dalam pertikaian yang diselesaikan dengan bertatap muka. Ambillah setiap pelajaran dari pertikaian yang ada. Bukankah tak mau kita jatuh pada lubang yang sama atau hilang arah bahkan tersesat pada jalur yang sama? Siapa yang menginginkan hal itu? Pertengkaran tidak selalu negatif. Justru dari situlah muncul sebuah pemahaman akan pribadi dan cara berpikirnya hingga membuat kita semkain mengerti si dia. Jangan mengeluh, selesaikan. Tentu saja tanpa menyinggung dan melukai perasaannya.

     Setidaknya jangan anggap jarak sebagai suatu penghalang dan suatu masalah yang bisa membuat semuanya menjadi runyam. Tidak semua orang mengalami dan bisa belajar menjadi kekasih yang baik lewat hubungan jarak jauh. Kalau tidak berpikir seperti itu dengan alasan apalagi kita harus berdiam diri untuk tetap galau dan risau? Berbanggalah.

     Memang tidak semudah mengatakan dan menguraikannya. Tidak semua orang memiliki kesiapan hati dan kekuatan yang sama. Namun, di situlah letak kekuatan yang beragam dari hubungan ini. Bagaimana menciptakan sesuatu yang nantinya justru akan membuat hubungan terlihat semakin kuat dimata berbagai pihak. Tidak selalu berkutat dengan air mata. Dan tidak selalu berkutat dengan ketidak sanggupan.

     Hal-hal kecil yang tidak diperhatikan, menjadi sebuah hal yang berharga di mata kita, sesungguhnya, sadar ataupun tidak. Bahagia akan hal-hal sederhana sebenarnya sudah menunjukkan betapa hubungan ini membentuk kita menjadi sebuah pribadi yang dibutuhkan dalam hubungan jarak jauh dengan sendirinya, dan kemudian menjadi pribadi berbeda, meskipun orang mengatakan bahwa hubungan ini tidak akan berhasil, karena hanya sedikit yang mampu bertahan hingga akhir. Apa yang mereka maksud sedikit itu adalah kita. Aku dan pasanganku, kamu dan pasangamu.

     Dering telepon? Foto? SMS sederhana? Semua itu hal yang lain. Ucapkan 'Selamat pagi' dan 'Selamat malam' tampak sangat sederhana, namun berarti lebih dari sederhana saat membaca ataupun mendengarnya. Memang tidak ada penghantar tidur sebaik suaranya ataupun ucapan manis darinya. Semua itu sederhanakan? Tidak semua pasangan melakukannya. Coba saja. Senyum risih karena merasa sesak bahagia itu mahal harganya, dan semua itu bisa dilakukan dengan cara yang sederhana.

     Sayangnya, dalam perjalanan merangkai kisah ini, tidak disediakan remover, penghapus, terlebih lagi tombol undo. Semua yang terjadi tidak bisa diulang kembali. Cara termudah adalah, tetap menulis. Buka halaman selanjutnya, dan tetap menulis. Perbaiki apa yang harusnya diperbaiki, kenapa tidak? Bukankah kau sendiri yang menulis buku itu, dan memutuskan untuk menuliskan ceritanya? Sekarang, siapa yang akan menyangkal bahwa semuanya tidak bisa dibenahi? Asalkan ada usaha dan kemauan, kenapa tidak?

     Setidaknya, di dalam hubungan ini, semuanya tidak bisa berjalan sendirian. Saat memutuskan untuk menjadi 1, apa yang kau pikirkan? Cintai dia tanpa memandang kelebihannya, dan ubahlah kekurangannya menjadi sesuatu yang hanya dimilikinya. Terkadang memang apa yang dirasakan itu berat, tidak seberat hubungan yang lain. Tapi, di situlah letak perjuangan, dan tunjukkan keseriusan untuk bertahan. Sekali lagi, ujian datang bukan untuk dihindari dan dibesar-besarkan. Pahamilah dia sebaik kau memahami dirimu sendiri. Jangan paksakan kehendak jika memang dia tidak ingin. Bicarakan pelan-pelan, Buat dia mengerti, jangan buat menyesal.

     Tidak ada yang salah dengan jarak ini, dan semua yang hadir bersamanya. Tinggal bagaimana kita menyikapi segalanya. And, proud to be different!


-Selesai- 

Sabtu, 03 November 2012

Dari Seseorang Yang Mengharapkanmu

Diposting oleh Ardi di 22.23 1 komentar
Semua terjadi sangat cepat, kita yang berkenalan lalu tiba-tiba merasakan getaran dan perasaan yang aneh. Setiap hari rasanya berubah menjadi beda dan tidak sama. Kamu datang membawa banyak perubahan dalam hari-hariku. Pelangi yang dulunya bewarna hitam dan putih menjadi lebih bewarna ketika sosokmu hadir mengisi ruang-ruang kosong yang ada di hatiku. Tidak ada percakapan yang biasa, seakan-akan semua terasa begitu luar biasa ajaibnya. Entah perasaan apa yang tumbuh yang ada di dalam diriku ini.

Aku menjadi takut kehilanganmu. Cobaan yang datang bertubi-tubi ketika tubuhmu tidak berada lagi di sampingku. Kamu seakan mengendalikan hatiku, ada sebab yang tidak bisa kumengerti sedikitpun. Aku sulit jauh darimu, aku selalu membutuhkanmu. Nafasku seakan tercekat jika sosokmu hilang dari hidupku. Apakah salah jika yang nomor satu dalam hidupku itu adalah kamu?

Tapi mengapa sikapmu tidak seperti sikap yang kulakukan? Perhatianmu tidak seperti perhatianku. Tatapanmu tidak setajam tatapan mataku. Apakah ada kesalahan di antara kita? Apakah kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan?

Kamu mungkin saja belum terlalu paham dengan apa yang aku rasakan sekarang, itu karena kamu memang tidak perduli dan tidak pernah memikirkanku. Apakah aku salah jika aku sering menangis karenamu? Aku selalu kehilangan sosokmu, dan kamu juga selalu pergi tanpa memberitauku. Oh ya.. Aku baru sadar kalau aku bukan kekasihmu, begitu tololnya aku. Hadir di dalam mimpimu saja aku sudah sangat bersyukur, apalagi bisa jadi milikmu selamanya.

Begitu sering kamu menyakitiku, tapi selalu kumaafkan. Lihatlah aku disini yang cuma bisa terdiam. Pandanglah aku yang mencintamu dengan perasaan yang tulus, tapi kau hempaskan begitu saja. Apakah aku tidak penting? Apakah aku jika dibutuhkan baru penting untukmu? Dan jika urusanmu sudah selesai, aku dibuang begitu saja? 

Siapa aku dimatamu? Apakah aku cuma seseorang yang hanya sanggup diam membisu dan mengikuti semua aturanmu? Dimana hatimu? Apakah kamu tidak memiliki hati lagi? Aku tidak bisa banyak bicara, dan aku juga tidak ingin mengutarakan semua yang aku rasakan dan yang sudah terjadi. Aku tidak berhak berbicara tentang cinta, jika kau tutup telingamu. Aku tidak bisa berkata rindu, apabila berkali-kali kau ciptakan jarak yang semakin jauh. Aku tidak bisa apa-apa. Aku hanya bisa memandangimu dari jauh dan membawa namamu dalam percakapan panjangku.

Apakah kau tidak sadar jari jemarimu selalu lukai hatimu? Apakah kamu tidak ingat perkataanmu yang selalu memberi harapan lalu menghancurkan semua mimpi-mimpiku? Apakah aku tidak pantas berbahagia bersamamu? Sangat banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan. Aku sangat muak disini sendirian. Aku mencintaimu. Aku mencintai seseorang yang belum tentu mencintaku.

Aku ini bukan siapa-siapa dimatamu, dan tidak akan pernah menjadi siapa-siapa untukmu. Sesungguhnya aku juga ingin tau, dimanakan kau letakkan hatiku yang selama ini kuberikan padamu? Tapi kamu pasti tidak akan menjawab dan tidak mau tau soal rasaku. Siapakah orang yang telah beruntung yang akan memiliki hatimu?

Dari awal ini semua memang salahku. Aku yang mengganggap semuanya akan berubah sesuai keinginan yang aku pikirkan. Yang bermimpi bisa menjadikanmu lebih dari seorang teman. Salahkah jika perasaanku melebihi batas seorang teman? Aku mencintamu tidak hanya sebagai temanku, tapi juga sebagai seseorang yang begitu bernilai dalam hidupku.

Namun semuanya jatuh dari apa yang kubayangkan selama ini. Mungkin memang aku yang terlalu banyak berharap. Aku yang tidak menyadari posisiku dan tidak menyadari letakmu yang sungguh jauh dari jari jemariku. Akulah orang yang bodoh. Akulah orang yang bersalah!

Sekarang.. Tidak perlu memerhatikanku lagi. Aku sudah terbiasa disakiti, apalagi jika kamu yang menyakitiku. Tidak usah basa-basi lagi, aku bisa sendirian. Setelah aku bilang begitu pasti kamu tidak sadar bahwa aku telah berbohong jika aku bisa begitu mudah melupakanmu.

Pergilah.. Menjauhlah dariku. Aku ingin dekat dengan kesepian, disana lukaku terobati. Disana tidak kutemui orang yang sepertimu, Yang berganti wajah dan dengan mudahnya mengucapkan kata sayang.


-Selesai- 

Jumat, 02 November 2012

Cinta Sebatas Abang Adek

Diposting oleh Ardi di 23.24 0 komentar
     Banyak orang yang pernah melakukan hal ini terutama ketika masa pendekatan, atau yang biasa anak gaul jaman sekarang bilang adalah "PDKT", mungkin kebanyakan orang merasakan hal inilah yang paling mengenaskan. Biasanya kalau udah temenan lama dan si cowok mau nembak cewek, dan si cewek nolak, dia pasti bilang

"Aduh, aku udah nyaman sama kamu kayak gini, bisa deket tiap hari. Aku takut kalau hubungan kita makin deket, apalagi jadi pacar. Nanti, kalau kita putus, hubungan kita pasti ngga bisa balik lagi kayak gini. Kalau kita kayak gini kan kita bisa sama-sama tanpa takut putus. Kita jadi abang adek aja ya? :)"

     Karena cowoknya tadi takut kehilangan, jadi dia mikir "Dari pada ngga sama sekali, mendingan jadi abang adek juga ngga apa-apa deh."
     Lalu ketika beberapa hari, si adek akan curhat dengan abangnya.

     "Bang! Aku mau curhat nih"
     "Curhat apa adekku? Sini-sini cerita sama abang, pasti abang dengerin"

     Dengan gaya yang meyakinkan dan berlapang dada, si abangpun siap mendengarkan curhatan si adek tadi.

     "Ini bang, aku baru jadian sama temen abang"

     "Dalam hati si abang mengucapkan (WATDEHEL! BEDEBAH, SIALAN, BANGSATT, dan kata-kata mutiara lainnya.) Oh selamat ya. Kalau adek seneng, abang juga pasti seneng kok!"

     "Iya bang, makasih ya. btw aku di colek-colek terus sama dia bang!"

     "APA? Kamu di colek-colek?! KURANG AJAR! Biar abang hajar dia!"

     "Tapi colekan dia enak bang, Terus aku jadi minta di colek terus deh, Mwihihi.."

     Si adek tertawa geli sambil menutup mukanya karena malu..

     "Lagi-lagi dalam hati si abang mengucapkan (WATDEFAK!) Bagus deh kalo begitu, Kan kalau adek seneng, abang jadi ikutan seneng :)"

     Lagi dan lagi, selama bertahun-tahun curhatan sang adek yang menyakitkan itupun terus berlangsung. Tapi apa daya si abang ngga bisa berbuat apa-apa (Namanya juga abang).
     Si cowok yang setia menunggu adeknya jomblo memainkan peran sebagai "Abang" selama bertahun-tahun.

     "ABANGGG!"

     Si adek berteriak mau curhat

     "Iya adek, kenapa?"

     Si abang siap mendengarkan curhat si adek, dan tentunya juga siap untuk sakit hati.

     "Aku putus sama pacar aku bang, sedih banget!"

     Si adek curhat sambil menangis.

     "Yah.. Kok bisa dek? Abang jadi ikutan sedih ya."

     Padalah dalem hati si abang "YES! Mampus itu cowok, akhirnya setelah bertahun-tahun gue nunggu, ada kesempatan!"
   
     "Iya bang, Ternyata, cowok aku itu gay :("
   
     "Jangan sedih ya dek. Masih ada abang disini kok :)"

     "Makasih ya bang udah dengerin cerita aku selama bertahun-tahun. Tapi ada satu lagi cerita bang!"

     "Iya iya.. Mau cerita apa dek?"

     "Pas aku putus sama pacarku yang gay itu, aku baru ternyata ada seseorang selama ini cinta samaku bang"

     "Siapa itu dek?"

     Si abang dengan percaya diri mendengarkan curhat si adek, dan dia berpikiran kalau orang yang di bilang adek angkatnya itu adalah dia.

     "Sebenernya aku cinta sama temennya pacar aku itu bang. Akhirnya, setelah aku putus dari pacarku yang gay, aku langsung minta dikenalin sama temennya. Pas baru kenal aku langsung aja jadian deh bang sama temennya itu. Terus bukan itu aja bang, colekan pacar aku yang sekarang lebih enak dari pacar aku yang sebelumnya. Adek seneng banget deh banggg! Abang juga seneng kan?"

     "APA? KENAPA BUKAN GUE? KENAPAAAAA!?"

     Lalu si abangpun bunuh diri..


-Selesai- 


Selasa, 30 Oktober 2012

Segala Jenis Tipe "Jomblo"

Diposting oleh Ardi di 07.57 0 komentar

Ide untuk menulis tipe-tipe jomblo ini gue dapetin ketika gue lagi iseng-iseng baca buku ekonomi dan dapet ide buat nge-bully para jomblo #ehmaap. Selama ini gue pikir teori tentang cinta hanya bisa disambung-sambungkan dengan teori ekonomi (insentif, penawaran, permintaan) ternyata dengan ekonomi seperti unemployment juga bisa masuk.

Berikut perbedaan "Jomblo" berdasarkan ekonomi :

Jomblo Struktural 
 ~> Jomblo struktural adalah jomblo karena kualitas kita (Penawaran) dengan kemauan lawan jenis (Permintaan) terhadap kita tidak seimbang. Jadi, Jomblo Struktural terjadi karena apa yang kita punya (fisik dan kepribadian) tidak sesuai dengan apa yangg lawan jenis inginkan. 

Hal ini bisa kita lihat kalau kita cowok yang jelek dan cuek. Sementara cewek yang kita incer mau cowok ganteng dan perhatian. Ngga ketemu penawaran dengan permintaan. Jomblo deh.
Jomblo struktural juga bisa teradap dalam kasus cewek. Misalnya, ceweknya kulitnya item, sementara cowok-cowok yang dia taksir maunya yang putih dan behelan. Terjadi kembali missmatch (Ketidak cocokan) antara penawaran dengan permintaan. Jomblo deh.
Jomblo struktural bisa dihindari dengan cara seperti berikut: 

1) Meningkatkan kualitas kita, supaya bisa memenuhi permintaan lawan jenis 
2) Mencari pasar lain. Berarti kita harus mencari cewek atau cowok yang mau dengan kualitas-kualitas (Penawaran) kita. Artinya kita harus menurunkan standar.

Jomblo Cyclical
 ~> Jomblo Cyclical terjadi karena keinginan orang untuk pacaran menurun di masa-masa tertentu, jadinya banyak yang jomblo. Misalnya: menjelang UAN. Banyak orang jomblo berkepanjangan sewaktu menjelang UAN, karena fokus cewek dan cowok masih belajar. Tidak banyak bahkan yang sudah pacaran pun memutuskan pacarnya karena mereka ingin fokus belajar. Ini bisa menyebabkan kejombloan besar-besaran.

Tapi jangan khawatir, sesuai dengan namanya, "Cyclical", berarti ada siklusnya. Jadi, akan ada masanya orang-orang jadi banyak yang punya pacar lagi. Misalnya, masa liburan. Di masa ini, orang pengen punya pacar, biar bisa liburan bareng. Atau banyak orang yang cinlok (Biasa anak gaul jaman sekarang bilang "Cinta lokasi") di tempat berlibur. Cara terbebas dari Jomblo Cyclical adalah dengan menunggu masa-masa orang ogah pacaran lewat. Setahu gue, tidak ada jalan lain selain ini.

Jomblo Friksional
 ~> Jomblo Friksional adalah kejombloan yang disebabkan oleh mereka yang baru putus dan ingin waktu sendiri dulu sebelum pacaran lagi. Jadi, Jomblo Friksional sifatnya sukarela mereka memilih ngejomblo dulu, setelah putus dan sebelum pacaran lagi.

Jomblo friksional biasanya terjadi pada cewek yang “Ngga mau pacaran dulu” karena abis disakitin sama pacarnya dulu, dan belum mau pacaran lagi. Caranya terbebas dari Jomblo Friksional? Ya move on dong abang kakakkkk.


-Selesai-



Senin, 29 Oktober 2012

Biodata Pocong

Diposting oleh Ardi di 05.46 0 komentar
 POCONG 
 ~> Berasal dari kata "potong" karena selain memakai kain kafan , dan sering memotong manusia, memotong liang kubur, atau memotong kue ulang tahun pada perayaan ulang tahun makhluk halus. Karena penemunya adalah Cinta Laura yang ngomongnya tidak jelas, maka kata "potong" diucapkan "puwochyong" hingga akhirnya menjadi "pocong". Pocong juga disebut sebagai hantu penasaran. Kenapa disebut sebagai hantu penasaran? Karena beberapa manusia yang menjadi pocong mati saat ujian sehingga penasaran nilai ulangannya berapa sehingga gentayangan untuk mencari tahu nilainya. Selain itu manusia bisa jadi pocong saat mereka mati karena ketabrak mobil (untuk cari tahu siapa yang nabrak). Tetapi beberapa manusia tidak menjadi pocong karena tidak penasaran dan orang yang masih punya hutang (takut ditagih). Di Malaysia, pocong disebut Hantu Bungkus karena dijual di pinggir jalan oleh dukun-dukun malaysia dengan harga miring.

Segala Jenis Pocong :

1. Pocong 1 : Yaitu pocong yang tidak dapat dipublikasikan kepada masyarakat luas karena tidak lulus sencor.

2. Pocong 2 : Yaitu lanjuatan dari pocong satu yang tidak jelas kenapa bisa dilanjutkan padahal pocong satunya saja tidak dapat dipublikasikan.

3. Pocong 3 : Belum ada informasi yang lebih detail tentang pocong ini karena banyak orang mengira ini hanya ilusi semata.

4. Pocong Tukul Arwana : Pocong jenis baru yang merupakan persilangan dengan sistem cangkok antara Tukul Arwana dengan Pocong itu sendiri.

5. Pocong Mr Bean : Merupakan salah satu spesies dari kingdom Mr Bean Baukakus Erectus Sipilisus yang berdomisili di Taman Pemakaman Di London.

6. Poker (Pocong Keren) : Pocong summon-an Arief Muhammad (@Poconggg)

7. Pocong Bebek Angsa : Pocong yang paling digemari kaula balita

8. Saras Pocong Pocong Delapan : Superhero Indonesia yang telah mati dan dibangkitkan kembali sebagai pocong

9. Pocong Kuenya : Pocong yang ditunggu-tunggu saat hari ulang tahun

10. Lumpur Pocong yang sampai saat ini kasusnya belum selesai

11. Kacang Pocong yang rasanya sangat enak sekali

12. Es Pocong, minuman khas orang Jawa

13. Pocong nafusan yg suka gangguin cewek

14. Sumpah Pocong, disumpahin jadi pocong. Ini adalah permainan tradisional anak-anak ingusan yang kurang kerjaan.

15. Pocong yang dikamar kamu (Guling)

16. Tong pocong nyaring bunyinya, jika ada tong berisi pocong kamu pukul, maka pocong akan berteriak dengan suara nyaring.





-Selesai- 

Kamis, 25 Oktober 2012

Berusaha Menjelaskan Kesendirianku

Diposting oleh Ardi di 23.52 1 komentar
Waktu berjalan dengan begitu cepat, berjalan yang kira-kira lambat ternyata bergerak seakan tidak dapat dirasakan. Semuanya sudah berubah, begitu juga dengan kamu, begitu juga dengan aku, begitu juga dengan kita. Bahkan waktu telat menghapus kata "KITA" yang pernah merasa tak berdaya, waktu telah memutar balikkan segala sesuatu yang "sempat" indah. Tapi sayang itu hanya sesaat. Tidak ada yang tau kapan perpisahan ini terjadi dan apa penyebab kegelisahan. Aku menjalaninya, kamu meyakininya, namun pada akhirnya waktu yang akan menentukan akhir dari semua cerita ini. Kamu tidak punya hak untuk menebak atau mengaturnya. Ya... Begitu juga dengan aku.

Kau pernah bilang tidak ada yang terlalu berbeda, tidak ada yang terasa begitu menyakitkan. Tapi siapa yang tau perasaan seseorang yang terdalam? Mulut bisa saja berkata, tapi hati sangat sulit untuk berdusta. Kalau aku boleh jujur, semua terasa berbeda dan sangat asing. Tidak ada lagi kejutan, tidak banyak hal-hal yang penuh misteri yang selalu membuatku penasaran. Aku seolah bisa meramalkan semuanya yang terjadi. Hari-hariku sangat terasa hambar karena aku bisa membaca menit demi menit di depan waktu yang sedang kujalani. Aku bisa dengan mudah mengerti suatu peristiwa yang akan terjadi, tanpa pernah punya rasa untuk menyelami sebab dan akibatnya. Aku paham dengan detik yang begitu mudah ku ramalkan, semua sudah terlalu mudah untuk dibaca, tidak ada yang menarik. Kepastian membuatku diam, sehingga aku kehilangan rasa untuk mencari dan terus mencari. Itulah sebabnya setelah tidak ada lagi kamu disini. Hatiku tidak ada yang mengisi, begitu juga dengan hari-hariku yang sangat kosong.

Bagaimana caranya aku menjelaskan banyak hal yang mungkin saja tidak dapat kamu rasakan? Aku nenunggumu pelukanmu di dalam lorong gelap yang akan mempertemukanku pada cahaya terang. Namun jari tanganmu tidak mampu menyentuh setiap celah dalam jari jemariku, dan penyelamatan yang kurindukan selama ini hanyalah omong kosong. Harapanku terlalu jauh untuk mengubah semuanya seperti dulu lagi, seperti yang kita jalani, saat yang kita jalani itu adalah kebahagiaan yang seutuhnya, saat kamu masih bersamaku dan menemani hari-hariku.

Perpisahan ini seakan mendorongku pada kejadian yang selama ini paling aku takutkan. Kehilangan di dalam air mata yang jatuh tanpa sebab apapun. Sangat sulit untuk memahami kenyataan bahwa kamu tidak lagi menemani hari-hariku, tidak menjadi milikku lagi, aku tidak bisa menerima keadaan yang semakin menyudutkanku. Semua kenangan yang telah kita lalui selalu berputar bergantian melewati kepalaku, seperti film yang terus berputar seakan tidak mau berhenti tayang. Dan ketika itu aku baru sadar, ternyata kita dulu begitu manis, sangat mengagumkan, semua yang kita lakukan sangat sulit dilupakan.

Aku merasakan bahwa ada yang kurang lengkap. Aku sudah sangat terbiasa pada kehadiranmu, dan ketika menjalani setiap detik tanpamu itu seperti bayang-bayang yang saling mengejar satu sama lain yang tidak akan pernah bertemu, saling menebar benih rasa ketakutan. Ada rasa takut yang tidak diketahui sebabnya memaksaku untuk terus memikirkan kamu. Ada rasa takut yang memaksaku untuk membawa pikiranku untuk selalu mengkhawatirkanmu. Apa salah jika aku ingin kita kembali bersama? Apa salah jika aku tidak ingin berpisah denganmu?

Tidak banyak yang ingin kujelaskan, Aku saat ini sedang dihadang oleh kesepian setiap malam. Biasanya saat malam ada suaramu yang mengantarku sampai gerbang mimpi dan membiarkanku melewati setiap rahasia yang ada di dalamnya. Kali ini aku hanya seorang diri yang selalu memikirkanmu tanpa ada hentinya. Jika kita masih saling menyalahi, apa mungkin yang telah putus bisa tersambung lagi? Aku tidak tau dan tidak mau memikirkan keadaan yang tidak mungkin kembali. Semuanya sudah begitu jelas, namun entah apa yang ada di pikiranku, membuatku sulit memahaminya. Kenapa kita harus mengalaminya? Apa harus kita? Aku dan kamu bukan orang jahat, tapi kenapa kita yang terus di terpa oleh cobaan ini? Apa kita harus disakiti?

Jangan tanyakan semua ini padaku, jika senyumku tidak sama seperti dulu lagi. Jangan salahkan aku, apabila pelangi di duniaku hanya tersedia warna hitam dan putih. Setelah kamu meninggalkan aku, semuanya jadi berbeda, bahkan aku sendiri tidak bisa mengenal siapa diriku ini, karena setengah yang ada di dalam diriku sudah ada di dalammu. Yang pergi begitu saja dan tidak tau kapan kembali.

Jujur aku sangat merindukanmu, merindukan kita yang dulu, yang pernah menjalani hari-hari bersama dan berbagi rasa.


-Selesai-

Minggu, 21 Oktober 2012

10 Hukum Cinta

Diposting oleh Ardi di 06.36 0 komentar
1. Jangan ada padamu pacar lain di hadapanku

2. Jangan membagi cintamu kepada yang lain

3. Jangan menyebut nama mantan pacarmu dengan sembarangan

4. Ingat dan rayakanlah malam minggu
 
5. Hormatilah calon mertuamu

6. Jangan membunuh cinta yang ada pada dirimu

7. Jangan mencuri cinta lain untuk dimiliki

8. Jangan ada rahasia maupun kata dusta kepada pasanganmu

9. Jangan selingkuh

10. Jangan berjanji apabila tidak bisa di tepati



-Selesai-

Rabu, 17 Oktober 2012

Menyatakan Cinta

Diposting oleh Ardi di 05.10 0 komentar
     Banyak orang ingin menyatakan cinta tapi berbicara hingga berbelit-belit dan tak tau arah jalan pulang, aku tanpamu butiran debu.. Oke gw becanda. Disini bisa diliat tipe-tipe orang dari cara dia menembak pasangannya :
     
1. Manusia Tekhnologi  
      Oke, keliatannya ini yang lagi nge-Trend jaman sekarang, jadi gw letak di urutan pertama. Jaman sekarang udah canggih dengan tekhnologi, sampe-sampe mau nembak aja gayanya bicaranya udah aneh, mau tau? aku langsung aja liat :)
  •  Hey kamu, iya kamu! Follback perasaan aku dong :(
  •  Cintamu udah berada di Desktop hidupku, dan hatimu udah di Save rapi di dalam Folder hatiku :*
  • Aku pengen Upgrade hubungan kita deh, dari temen ke pacar gitu..

2. Alay
  • Ak0e Sy4nK KaM03 d4n !NgiN J4d! P@c4RmU
  • H3y! P4c@rAn YuK!
      Gw yakin kalo lo nyobain gaya nembak yang beginian, palingan cuma di terima 0,000001 % doang..

3. Tukang Gombal
  • Dari pertama aku ketemu sama kamu, aku udah tau kalau aku sayang kamu. Mau jadi pacar aku ngga? Aku cinta sama kamu waktu pandangan pertama loh, Percaya deh..
  • Kamu beda dengan yang lain, cuma kamu yang bisa bikin aku jadi jatuh cinta kayak gini. Aku mau jadi pacar kamu, kamu mau ngga jadi pacar aku?
      Ya ini mungkin bisa di pake kalo lo punya mantan pacar kurang lebih dari 200 lah..

4. Narsis
  • Ngga males apa jomblo terus? Mendingan pacaran sama aku aja deh..
  • Aku sama sekali ngga ngerasa repot dan sangat ngga keberatan kok kalau kamu mau jadi pacar aku :)
  • Eh coba deh kamu liat foto kita nih, kalau di gabungin kayaknya muka kita mirip ya? Gimana kalau kita pacaran? :$

5. Pemarah
  • LO MAU JADI PACAR GW NGGA? KALO LO NGGA MAU GW TUSUK NIH! *Pegang golok*

6. Pemalu
      A : Si pemalu
      B : Gebetan

      A : Aku.. mm, Aku.. Aku mau.. kamu.. Apa ya?
      B : Mau ngomong apaan sih?
      A : Mmm.. Kamu.. Aku... Malu deh.. Kamu.. Kitaaa aku..
      B : Ngga jadi ngomong?
      A : Tapi tunggu! Aku.. eumm... Kamu mauu ngga aku.. aku..
      B : BYE!

7. Amnesia
  • Kamu siapa ya? Kok waktu ngeliat kamu tiba-tiba aku jadi kepengen pacaran sama kamu :|
  • Kalau boleh tau, aku tadi bilang ke kamu apa ya? Tiba-tiba perasaanku jadi deg-deg serrr gitu :$

8. Peragu
  • Kira-kira kamu mau ngga kalau kira-kira aku nembak kamu, kira-kira ya sekarang lah.. Kira-kira kamu terima ngga?

9. Pemaksa
  • Eh.. Jadi pacar aku mau ngga? Harus mau loh! Liat aja kalau kamu ngga mau, awas aja ya!
  • Tolong dong sebelum 1x24 jam kamu harus mau jadi pacar aku, aku juga ngga mau tau caranya gimana pokoknya harus bisa! Kalau lewat 1x24 jam kamu aku denda loh!

10. Pemberani
      A : Si pemberani
      B : Gebetan

      A : Kamu mau tau ngga seberapa besar cintaku?
      B : Boleh dong, emangnya seberapa?
      A : Cintaku itu lebih besar dari apapun loh! Aku akan lakuin apapun buat kamu. Gunung tertinggi pasti akan aku lewati, dalamnya samudra akan aku sebrangi, dan lebatnya hutan akan kulewati demi kamu!
      B : Terus malem minggu kemarin kok ngga jemput aku dirumah?
      A : Hujan sayang..
      
      Oke menurut gw ini fail banget!



-Selesai-


      
 

Blog Si Anu Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting